Minggu, 04 Oktober 2026

Cukup dengan Adanya Al-Qur'an, Saya Tidak Bisa Mengakui Bahwa Tidak Ada Tuhan di Dunia Ini

Bagi sebagian orang, pencarian spiritual untuk menemukan Tuhan adalah perjalanan yang panjang dan berliku. Apalagi di zaman modern di mana ilmu pengetahuan sangat berkembang, yang sangat menuntut kerasionalan saat ini. Manusia sering kali membutuhkan bukti nyata atau logika realistis yang bisa diterima oleh akal sehat untuk menemukan Tuhan. 

Ketika nabi-nabi terdahulu dibekali dengan mukjizat nyata secara langsung yang "ajaib" pada zamannya, misalnya membelah lautan atau menyembuhkan penyakit, maka manusia abad ini kerap bertanya "di mana bukti kekuasaan Tuhan yang bisa kita saksikan langsung saat ini?"

Kalau saya cukup memberi jawabannya melalui adanya sebuah mujizat yg kekal hingga akhir zaman yaitu kitab suci Al-Qur'an. 

Berbeda dengan mukjizat fisik nyata yang lenyap atau selesai seiring wafatnya sang nabi, Al-Qur'an hadir sebagai mukjizat yang keajaibannya terus terasa hingga lintas zaman. Sebuah kitab yang melampaui batas kemampuan manusia.


1. Mukjizat dari segi cara turunnya dan tulisan bahasanya

Kitab ini diturunkan kepada Nabi Muhammad ﷺ, seorang yang ummi, tidak bisa membaca dan menulis, yang hidup di tengah masyarakat gurun abad ke-7 yang mengandalkan tradisi lisan. Sungguh sebuah kemustahilan logis jika seorang yang buta huruf mampu membuat sebuah tulisan/teks dengan tata bahasa Arab yg sempurna dan indah, yang bahkan diakui keindahan tulisannya oleh para sastrawan hebat pada masa kejayaan sastra dan puisi Arab saat itu. Kemudian di dalam tulisan tersebut berisi hukum yang kompleks, sejarah masa lalu yang sangat akurat, dan sains masa depan yang benar, tanpa pernah belajar dari guru mana pun

Al-Qur'an bahkan menantang siapa saja untuk membuat satu surah saja yang semisal dengannya. Jika itu hanya sekadar tulisan biasa atau karangan manusia, maka musuh-musuh Islam pada saat itu pasti akan dengan mudah membuat tandingannya daripada harus mengorbankan nyawa dalam peperangan. Namun sejarah mencatat, tidak ada satu pun yang mampu menjawab tantangan tersebut hingga hari ini.


2. Akurasi isinya secara ilmiah

Keajaiban Al-Qur'an semakin nyata ketika kita membedah isinya. Kitab yang turun 14 abad lalu ini telah memuat fakta-fakta kosmologi dan biologi modern yang baru ditemukan manusia menggunakan teknologi canggih di abad ke-20. Mulai dari konsep perluasan alam semesta, asal-usul alam semesta yang dulunya menyatu (teori Big Bang), perkembangan embriologi, hingga asal-usul kehidupan yang berasal dari air dan sebagainya. Dari mana informasi seakurat ini datang jika bukan dari Dia yang menciptakan alam semesta itu sendiri?


3. Penjagaan yg abadi terhadap keaslian tulisannya

Al-Qur'an adalah satu-satunya kitab tebal di dunia yang dihafal secara utuh, kata demi kata, huruf demi huruf, oleh jutaan manusia di seluruh penjuru bumi dari abad ke-7 hingga hari ini. Bahkan oleh anak kecil yang tidak memahami bahasa Arab sekalipun. Fenomena psikologis dan sosiologis ini tidak akan pernah ditemukan pada buku atau literatur mana pun di dunia.

"Dan sungguh, telah Kami mudahkan Al-Qur'an untuk pelajaran (dan peringatan), maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?" (QS. Al-Qamar: 17). 

Oleh Allah, Al-quran dibuat mudah dipelajari dan dihapalkan oleh manusia..



Sanggahan logis terhadap jalan ateisme

Al-Qur'an tidak pernah meminta manusia untuk percaya secara buta. Kepada mereka yang meragukan atau menolak keberadaan Tuhan (ateis), Al-Qur'an justru menawarkan pendekatan hukum kausalitas (sebab-akibat) yang sangat rasional. Al-Qur'an bertanya: “Apakah mereka diciptakan tanpa ada sesuatu pun ataukah mereka yang menciptakan diri mereka sendiri?” (QS. At-Tur: 35).

Secara logika, alam semesta yang sangat presisi, teratur, dan seimbang ini tidak mungkin muncul dari ketiadaan, dan tidak mungkin pula menciptakan dirinya sendiri. Keteraturan ekstrem ini adalah bukti mutlak adanya Kecerdasan Agung yang merancang segalanya. Sama seperti sebuah smartphone yg rumit dan canggih yang membuktikan adanya pembuat smartphone, maka semesta yang maha luas ini adalah bukti tak terbantahkan adanya Tuhan.

Logika sederhananya, jika sebuah bom meledak di toko buku, tidak mungkin serpihannya membentuk sebuah buku ensiklopedia yang rapi. Begitu pula alam semesta. Jarak bumi ke matahari, kadar oksigen, rotasi planet, semuanya diatur dalam kadar yang sangat presisi. Keteraturan ekstrem ini adalah bukti mutlak adanya kecerdasan buatan (yaitu Sang Pencipta), bukan kebetulan acak.

Bagaimana mungkin seorang pria di tengah gurun pasir abad ke-7 bisa mengetahui teori kosmologi dan biologi modern ini jika bukan krn mendapatkan informasi dari Sang Pencipta alam semesta itu sendiri?


Melihat bagaimana Al-Qur'an mendobrak keterbatasan zaman, meruntuhkan keangkuhan sastrawan, memuat sains modern, dan terjaga murni dalam memori jutaan kepala manusia tanpa berubah satu huruf pun selama 1400 tahun, maka gugurlah semua keraguan.

Pada akhirnya, kesadaran spiritual ini membawa kita pada satu kesimpulan akhir yang kokoh bahwa "saya tidak bisa mengakui, bahwa tidak ada Tuhan di dunia ini, cukup hanya dengan adanya Alquran ini".

Jumat, 20 Juni 2025

Passion is side effect of mastery

Passion yg benar adalah ketika Anda menemukan minat keahlian setelah Anda melakukan sesuatu dalam berbagai macam hal.

Passion itu lahir dari berbagai hal yg sudah kita kerjakan, kemudian kita menemukan proses, skill/keahlian dan hasil terbaik dalam suatu hal/bidang.

Sehingga akan kurang tepat jika belum mencoba sesuatu tp mengatakan "kerja sesuai passion", cuma hanya dari sekedar melihat saja. Itu akan menjadi jebakan angan-angan.

Jadi jika sudah mengatakan passion saya ini/itu, berarti sudah tahu kelebihan/kekurangan diri sendiri dulu, kemudian sudah mencoba berbagai banyak hal, lalu akhirnya sudah menemukan bentuk skill dan hasil terbaik dalam suatu yg telah dikerjakan.

Jika ingin menemukan bentuk terbaik dari "passion" diri sendiri, maka harus keluar dari zona nyaman untuk mencoba hal2 baru, sehingga nantinya akan bisa menemukan sebenar2nya passionmu

Senin, 09 Juni 2025

Menyimpan Nilai Uang di Masa Kini: Reksadana Pasar Uang dan Pendapatan Tetap Bisa Jadi Jawaban

Di tengah kondisi finansial dunia ini yang terus berubah dan harga-harga yang makin naik tak menentu, maka menjaga nilai uang menjadi hal yang penting. Dulu, kita mungkin menyimpan uang di tabungan bank sebagai bentuk ‘simpanan aman’. Tapi kenyataannya uang yang mengendap terlalu lama malah bisa kehilangan daya belinya akibat adanya infasi.

Kalau ingin menyimpan nilai (value) uang, harus pakai cara yang lebih cerdas. Dan itulah awal saya mengenal dan mencoba reksadana pasar uang serta reksadana pendapatan tetap.

Reksadana adalah salah satu instrumen investasi paling ramah untuk pemula. Dua jenis reksadana yang menurutku paling cocok untuk menyimpan nilai uang bagi orang yang sudah memiliki pekerjaan tetap yaitu:

1. Reksadana Pasar Uang

Diinvestasikan pada deposito dan surat utang jangka pendek.

Risiko rendah, nilai hampir tidak pernah turun (asli beneran). Jadi tidak takut kehilangan nilai uangnya.

Likuid alias gampang dicairkan (T+1 atau T+2 hari kerja).

Imbal hasil lebih tinggi dari hanya jadi "tabungan", bisa 4–5% per tahun.

Cocok untuk parkir dana jangka menengah-panjang, dana darurat, atau simpanan 6–12 bulan bahkan sampai dana itu butuh untuk digunakan.


2. Reksadana Pendapatan Tetap

Investasi pada obligasi/sukuk dengan tenor menengah.

Imbal hasil bisa lebih tinggi (5–7% per tahun).

Fluktuasi harga ada, tapi tidak liar seperti saham.

Cocok untuk menyimpan uang dengan target jangka menengah-panjang juga (1–3 tahun) bahkan sampai dana itu butuh untuk digunakan.


Reksadana adalah cara menyimpan uang dengan lebih cerdas. uangmu layak dijaga nilainya. Kalau kamu punya dana nganggur (belum akan dipakai), dana cadangan, atau bahkan uang yang tadinya ditujukan untuk tabungan jangka menengah, coba pikirkan ulang. Apakah kamu rela nilainya pelan-pelan tergerus inflasi? Kalau tidak, mungkin sudah saatnya pindah ke reksadana. Bukan untuk jadi kaya mendadak—tapi untuk melindungi apa yang sudah kamu miliki.

Rabu, 14 Mei 2025

Dilema Antara Driver dan Kepentingan Perusahaan Platform Layanan Digital di Indonesia

    Dalam satu dekade terakhir, kehadiran perusahaan layanan digital seperti Gojek dan Grab telah merevolusi lanskap transportasi dan jasa pengriman/logistik di Indonesia. Mereka menawarkan efisiensi, kecepatan, dan kenyamanan yang sebelumnya sulit diakses oleh masyarakat luas. Namun, di balik kemudahan itu, tersembunyi dilema yang rumit antara kepentingan bisnis perusahaan dan kesejahteraan para driver yang mereka sebut sebagai “mitra”.

    Secara hukum, para driver bukanlah karyawan tetap melainkan mitra usaha. Dengan status ini, perusahaan terbebas dari kewajiban memberikan upah minimum, tunjangan tetap, jaminan sosial, dan hak-hak ketenagakerjaan lainnya. Namun dalam praktiknya, perusahaan mengatur banyak aspek kerja driver: mulai dari algoritma penugasan, insentif, hingga sistem penalti. Ini menciptakan relasi yang kompleks—di mana perusahaan memiliki kendali ketat, namun menghindari tanggung jawab formal sebagai pemberi kerja. Meskipun sebagai mitra, tapi idealnya bermitralah yang baik, saling menguntungkan.

    Dari sisi bisnis, perusahaan platform digital dituntut untuk tumbuh memperluas ekosistem dengan cepat, menjaga keseimbangan pengeluaran dan keuntungan, dan menarik bagi investor. Untuk itu, efisiensi biaya menjadi salah satu kunci, termasuk dalam penentuan tarif jasa dan pembagian komisi dengan driver. Namun di sisi lain, para driver semakin menyuarakan kekecewaan atas rendahnya tarif, tingginya potongan komisi, dan beban kerja yang berat. Tidak jarang terjadi aksi unjuk rasa, boikot aplikasi, hingga mogok massal.

    Perusahaan berada dalam posisi dilematis: menyesuaikan skema insentif agar tetap kompetitif di mata investor, tapi juga tidak boleh mengabaikan kesejahteraan mitra sebagai penggerak utama operasional mereka. Sebab, loyalitas dan kepuasan driver berdampak langsung pada kualitas layanan dan persepsi publik. Isu sosial semacam “eksploitasi digital” atau “perbudakan modern berbasis aplikasi” dapat menjadi bumerang reputasi yang akan dibayar mahal .

    Selain itu, tekanan dari pemerintah dan masyarakat pun mulai meningkat. Banyak pihak mendorong agar status hukum driver diperjelas dan regulasi baru diterbitkan demi melindungi mereka. Beberapa negara bahkan telah mulai mengkategorikan driver aplikasi sebagai pekerja dengan hak-hak dasar tertentu. Jika arah ini diikuti di Indonesia, perusahaan harus siap menghadapi lonjakan beban biaya dan perubahan drastis dalam model operasionalnya.

    Dilema ini menunjukkan bahwa ekonomi digital tidak selalu bebas dari problematika klasik hubungan kerja. Justru, bentuk bisnis platform digital memperumit garis batas antara bekerja sebagai pegawai/karyawan dan sebagai mitra. Ke depan, perlu ada dialog jujur dan terbuka antara perusahaan,  para driver dan pemerintah sebagai regulator. Solusinya bukan semata pada regulasi atau protes, melainkan pada perumusan ulang sistem kemitraan/kepegawaian yang benar-benar adil, transparan, dan berkelanjutan.

    Sebab pada akhirnya, pertumbuhan ekonomi digital hanya akan bermakna jika memberi manfaat tidak hanya bagi pemegang saham, tetapi juga bagi mereka yang menjalankan roda di lapangan yaitu para driver.

Menjadi Kader Muhammadiyah Berarti Menjadi Manusia yang Tercerahkan

Refleksi Pascakegiatan Baitul Arqam Pegawai

Kegiatan Baitul Arqam bukan sekadar ujian Al-Islam dan Kemuhammadiyahan semata tapi juga forum penguatan ideologi, pemahaman keislaman, serta pembentukan karakter dan jati diri sebagai kader persyarikatan. 

Setelah kontemplasi pascakegiatan tersebut, muncul sebuah refleksi bahwa "Menjadi kader Muhammadiyah berarti menjadi manusia yang tercerahkan." ungkapan ini merupakan refleksi dari akumulasi nilai-nilai mendasar yang diusung oleh Muhammadiyah sejak awal berdirinya.


Makna Pencerahan dalam Konteks Muhammadiyah

Muhammadiyah lahir sebagai gerakan Islam yang membawa semangat tajdid (pembaruan) dalam berbagai dimensi kehidupan umat yang mengalami kegelapan spiritual dan sosial. K.H. Ahmad Dahlan sebagai pendiri tidak hanya membangun organisasi, tetapi juga membangun kesadaran umat untuk bangkit dari keterbelakangan berpikir, keterbelakangan sosial, dan stagnasi spiritual. Dalam konteks inilah, pencerahan berarti membangkitkan nalar kritis berkemajuan, menguatkan spiritualitas dalam ketauhidan, serta menghadirkan amal nyata bagi umat, bangsa dan alam semesta.

Seorang kader Muhammadiyah tidak cukup hanya memahami ajaran Islam secara ritual, tetapi juga harus mampu menghidupkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan pribadi, sosial, dan kebangsaan. Pencerahan adalah kemampuan untuk melihat kehidupan ini dengan dasar nilai-nilai Islam yang sebenarnya dalam mengambil sikap dan keputusan.


Menjadi Manusia yang Tercerahkan

Menjadi manusia yg tercerahkan berarti menjadi manusia yang terbuka hati dan pikirannya dengan ajaran Islam, sehingga tau mana yang benar mana yg salah, mana yang harus dilakukan mana yang tidak perlu dilakukan, mana yang baik mana yang buruk. Seorang kader tercerahkan akan selalu berupaya memperbaiki diri serta lingkungannya dengan semangat fastabiqul khairat.

Pencerahan inilah yang membedakan kader Muhammadiyah dari sekadar aktivis organisasi. Kader yang tercerahkan tidak hanya memiliki kesadaran ideologis dan spiritual yang mendalam tapi juga loyal pada struktur gerakan persyarikatan. Ia memahami bahwa keberadaannya di Muhammadiyah bukan untuk mencari kehormatan dunia, melainkan untuk berjuang menegakkan nilai Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam. 

Rabu, 29 Januari 2025

Literasi dalam Kehidupan Mahasiswa

Literasi secara umum adalah kemampuan seseorang dalam membaca, menulis, memahami, menganalisis, dan menggunakan informasi secara efektif dalam berbagai konteks kehidupan. 

Awalnya, literasi hanya dikaitkan dengan kemampuan baca-tulis, tapi seiring dalam perjalanan waktu maknanya menjadi semakin luas.

Singkatnya makna literasi yaitu kemampuan/pemahaman/keterampilan pada bidang tertentu.

Dalam menghadapi dunia akademik dan kehidupan di era modern, mahasiswa perlu menguasai enam literasi dasar. Literasi ini bukan hanya meningkatkan keterampilan berpikir kritis, tapi juga membantu dalam berbagai aspek kehidupan, baik dalam studi, karier, maupun kehidupan sehari-hari.


Ada 6 literasi dasar yang wajib dimiliki oleh mahasiswa :

1. Literasi Membaca dan Menulis

Literasi membaca dan menulis merupakan kemampuan dasar dalam memahami teks secara mendalam dan mengungkapkan gagasan dalam bentuk tulisan yang baik dan benar. Mahasiswa yang memiliki literasi ini akan lebih mudah dalam menyusun laporan, artikel, makalah, dan tugas akademik lainnya.

Implementasi dalam kehidupan mahasiswa:

-Menulis artikel ilmiah dan skripsi

-Menyusun laporan penelitian

-Memahami dan menggunakan bahasa asing, terutama bahasa Inggris


2. Literasi Numerik

Literasi numerik berkaitan dengan kemampuan memahami, mengolah, dan menganalisis angka, simbol, grafik, serta tabel dengan akurat. Mahasiswa yang memiliki literasi ini akan lebih mudah dalam memahami data kuantitatif dan mengambil keputusan berbasis angka.

Implementasi dalam kehidupan mahasiswa:

-Menghitung konsentrasi larutan dalam eksperimen

-Menganalisis keuntungan dan kerugian dalam bisnis

-Menghitung rata-rata nilai, jarak, kecepatan, dan durasi


3. Literasi Sains

Literasi sains adalah kemampuan memahami dan menjelaskan fenomena ilmiah secara sistematis serta mengembangkan pola pikir kritis berbasis metode ilmiah. Mahasiswa dengan literasi ini akan lebih mudah dalam memahami konsep-konsep sains yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

Implementasi dalam kehidupan mahasiswa:

-Menjelaskan proses terjadinya hujan berdasarkan prinsip ilmiah

-Memahami penyebab penyakit seperti diabetes dan infeksi Covid-19

-Mampu mencari, membaca, dan memahami artikel jurnal ilmiah yang bereputasi


4. Di era teknologi yang terus berkembang, literasi digital menjadi keterampilan yang sangat penting. Literasi ini mencakup kemampuan dalam menggunakan media digital, perangkat lunak, dan berbagai program komputasi yang mendukung kegiatan akademik dan profesional.

Implementasi dalam kehidupan mahasiswa:

-Mendesain presentasi atau materi visual secara sederhana

-Mengedit video untuk keperluan akademik atau media sosial

-Mengoperasikan perangkat lunak seperti SPSS, AI, dan berbagai aplikasi lainnya

-Mengikuti perkembangan tren digital, termasuk platform hiburan dan edukasi


5. Literasi Budaya

Literasi budaya adalah kemampuan dalam memahami dan menghargai kebudayaan, baik budaya daerah maupun global. Kemampuan ini penting bagi mahasiswa agar dapat bersikap bijak dalam berinteraksi dengan masyarakat yang memiliki latar belakang budaya yang berbeda.

Implementasi dalam kehidupan mahasiswa:

-Mengenal dan memahami makanan khas daerah serta pakaian tradisional

-Menghargai nilai-nilai budaya dalam kehidupan sosial

-Menyesuaikan diri dengan lingkungan multikultural di kampus maupun dunia kerja


6. Literasi Finansial

Literasi finansial adalah pemahaman mengenai konsep keuangan, termasuk pengelolaan uang, investasi, dan manajemen risiko. Mahasiswa dengan literasi ini akan lebih siap dalam menghadapi tantangan finansial dan mengelola keuangannya secara bijak.

Implementasi dalam kehidupan mahasiswa:

-Memahami konsep keuntungan, kerugian, serta potensi investasi

-Mengelola keuangan pribadi dengan baik, seperti menabung dan mengatur pengeluaran

-Memulai usaha kecil atau bisnis sebagai bentuk kemandirian finansial


Dengan menguasai keenam literasi dasar ini, mahasiswa tidak hanya lebih siap menghadapi tantangan akademik, tetapi juga lebih siap dalam menjalani kehidupan setelah lulus. Literasi yang baik akan membantu dalam pengambilan keputusan, pemecahan masalah, serta peningkatan kualitas hidup secara keseluruhan.

Rabu, 24 April 2019

Preimplantation Genetic Diagnosis : Kemajuan Teknologi untuk Mengeliminasi Pewarisan Penyakit Genetik

Terdapat berbagai masalah terkait dengan mendapatkan keturunan normal yang ada di masyarakat, misalnya susah mendapat keturunan atau susah hamil, memiliki resiko penyakit menurun genetik namun menginginkan keturunan yang normal dan bahkan menginginkan keturunan dengan jenis kelamin tertentu. Seiring dengan berkembangnya teknologi kesehatan masalah memperoleh keturunan sesuai kriteria yang diinginkan pun dapat dilakukan.

Preimplantation Genetic Diagnosis (PGD) adalah pengamatan profil embrio sebelum mengalami penempelan (implantasi) di dinding rahim (uterus). PGD disebut juga diagnosis embrio prenatal. PGD yang digunakan untuk menentukan adanya penyakit genetik tertentu dari suatu silsilah keluarga disebut dengan Preimplantation Genetic Haplotyping (PGH), hal itu merupakan tujuan utama dikembangkannya suatu metode lanjut untuk membuat supaya bayi bebas penyakit dan kelainan serta dapat mengurangi kasus aborsi.

Penelitian pertama aplikasi PGD dilaporkan dalam jurnal Nature dilakukan oleh Handyside, Kontogianni dan Winston (1990) di Hammersmith Hospital, London. Pada dua pasangan yang diketahui memiliki resiko mewariskan penyakit genetik adrenoleukodystrophy dan retardasi mental terpaut kromosom-X, dua embrio berjenis kelamin perempuan ditransfer setelah melalui prosedur in vitro fertilization (IVF). Biopsi (pengambilan jaringan hidup) sel tunggal embrio pada fase 8 sel dilakukan dan penentuan jenis kelamin dengan amplifikasi DNA urutan berulang spesifik pada kromosom-Y. Pada dua pasangan tersebut dihasilkan dua anak kembar perempuan yang normal.

Pembuahan sel gamet atau sel kelamin manusia ada dua macam. Pertama, pembuahan di dalam tubuh secara normal, secara inseminasi sperma dalam rahim dan Gamete Intra Fallopian Transfer (GIFT). Kedua, pembuahan di luar tubuh (sering disebut dengan bayi tabung) secara IVF dengan inseminasi sperma dan Intra-cytoplasmic Sperm Injection (ICSI). Jika sperma normal maka IVF dapat dilakukan secara inseminasi namun jika tidak normal dilakukan ICSI dengan menyeleksi sperma terbaik.

Tahapan IVF secara umum yaitu : (1) stimulasi ovulasi dengan administrasi hormon dan monitoring; (2) Pengambilan sel telur yang telah matang; (3) Pengambilan dan seleksi sperma terbaik; (4) Pembuahan secara inseminasi atau ICSI dalam lingkungan terkontrol; (5) Transfer embrio yang berhasil melalui pembuahan ke dalam rahim.

Di Indonesia terdapat beberapa syarat untuk melakukan bayi tabung yang diatur dalam UU Kesehatan No. 36 Tahun 2009 yaitu hanya pasangan suami istri resmi yang dapat melakukan prosedur ini, proses pemindahan embrio hanya dapat dilakukan pada rahim istri dan harus dilakukan oleh tenaga kesehatan yang kompeten. Terlepas dari kontroversi bioetika di dalamnya, teknologi ini memang perlu pengkajian dengan berbagai ahli dari multidisiplin.

PGD memerlukan metode teknologi reproduktif berbantu (assisted reproductive technology/ART) dan IVF untuk mengevaluasi embrio. Embrio-embrio yang akan diperiksa untuk PGD didapatkan melalui biopsy blastomer atau blastosit setelah sel telur dan sel sperma mengalami pembuahan. Preimplantation Genetic Screening (PGS) merupakan serangkaian tes untuk memeriksa embrio apakah mengalami kromosom abnormal, kemudian pada 2016 diubah istilahnya menjadi Preimplantation genetic diagnosis for aneuploidy (PGD-A).

Pengembangan aplikasi metode PGD terus dilakukan sejak pertama kali diperkenalkan untuk mengeliminasi penyakit genetik agar tidak diwariskan ke keturunan selanjutnya. Hal ini juga bermanfaat karena dapat membuat seseorang mendeteksi ada atau tidaknya abnormalitas pada embrio sebelum implantasi pada rahim dibandingkan terjadi kehamilan keturunan yang abnormal di dalam rahim, sehingga dapat mengurangi resiko aborsi janin.


Artikel Ilmiah Populer (dimuat dalam KR Jogja)

Kamis, 22 November 2018

Mengisi Kegiatan Selepas Lulus Kuliah

Bismillahirrahmanirrahiim.. Alhamdulillahirabbil'alamin..
Allahumasholi'ala muhammad wa'ala alihi washohbihi wasalim..

Semua orang yg kuliah pasti menginginkan lulus dengan lancar dan sukses. Kelulusan haruslah disyukuri karena merupakan pencapaian dan kepuasan dari upaya dan kerja keras saat kuliah yang akhirnya terbayarkan bahkan kelulusan juga merupakan suatu kebanggaan bagi keluarga. Namun ada baiknya jangan terlena terlalu lama karena kelulusan itu bukanlah akhir perjuangan hidup tapi kelulusan merupakan awal babak tantangan hidup yang baru.

Mudah saja untuk menikmati kelulusan namun sesiap apa Anda menjalani kehidupan setelah lulus kuliah? Tidak semua orang mampu dengan tegas menjawab pertanyaan ini, mau apa setelah lulus kuliah. Hal ini wajar saja karena kita tidak tahu bagaimana masa depan kita. Yang dapat kita lakukan hanyalah menjalani kehidupan ini dengan mengambil kesempatan-kesempatan yang ada.

Setelah lulus kuliah akan ada tantangan hidup yang baru yaitu bekerja nyata dalam masyarakat. Setelah lulus dari perkuliahan akan ada tuntutan pribadi ataupun sosial umumnya adalah mendapatkan matapencaharian/pekerjaan. Namun tidak semua orang akan langsung cepat mendapat pekerjaan yang diinginkan. Ada yang seminggu dapat, sebulan dapat, berbulan-bulan baru dapat bahkan setahun baru dapat. Jangan sampai ada waktu kosong yang terbuang untuk menunggu dapat kerja.

Baiklah berikut ini saya sedikit berbagi sebagai aktualisasi semangat berbagi dari pengalaman pribadi, aktivitas apa saja yang bisa dilakukan selepas lulus dari kuliah selagi menunggu atau memantapkan diri ingin akan berkarir di mana.

1. Kursus bahasa Inggris
Jaman sekarang soft skill berbahasa Inggris sangat dibutuhkan dalam banyak bidang profesional. Untuk mencari kerja atau beasiswa umumnya akan diutamakan yang memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang baik. Paling tidak kita berbekal TOEFL sehingga punya keunggulan untuk daftar kerja atau beasiswa.

2. Magang proyek penelitian dosen
Magang proyek penelitian dosen ini bermanfaat untuk menambah pengalaman atau jam terbang keterampilan kita dalam suatu pekerjaan, selain untuk mengisi waktu yang bermanfaat dan bisa juga dapat uang lelah. Setelah lulus bisa browsing dosen atau peneliti di institusi atau lembaga yang diminati. Katakan kata kuncinya "saya sangat tertarik dengan bidang tersebut, apa yang dapat saya bantu".

3. Kerja magang atau kerja partime
Baru-baru ini beberapa perusahaan BUMN mengadakan program internship atau bisa juga perusahaan lainnya. Segera bergerak untuk mencari perusahaan yang ada program internshipnya karena biasanya ada syarat maksimal lulus kuliah 1-2 tahun. Bisa juga mencari informasi ini dari koneksi dosen yang ada di universitas waktu kuliah dulu.
Kalau ingin tantangan coba aja daftar ojek online. Hehee.. lumayan mengisi waktu yang bermanfaat.

4. Cari beasiswa
Jangan berkecil hati atau pesimis dengan kesempatan beasiswa untuk studi lanjut. Sambil mengisi waktu dengan aktivitas bermanfaat lainnya tetap kejar syarat-syarat untuk beasiswa. Semua orang yang lulus kuliah memiliki kesempatan untuk bisa studi lanjut dengan beasiswa.
Itulah karena kita tidak tahu masa depan kita, siapa tahu ada kesuksesan dapat beasiswa. Kita akan tahu hasilnya jika mencoba, tp tak akan pernah tahu jika belum mencoba.

5. Ikut volunteer atau relawan
Biasanya terbuka kesempatan untuk menjadi relawan misalnya relawan kesehatan bantu2 ikut donor darah, relawan lingkungan, relawan ekspedisi, relawan institusi penyakit kanker, spektrum autis, relawan pendidikan daerah tertinggal dan lain-lain.

6. Wirausaha
Mulailah berwirausaha sejak dini karena itu memunculkan sikap mandiri dan jiwa kepemimpinan secara pribadi ataupun sosial. Kalau belum bisa yang besar maka yang kecil saja sudah cukup. Manfaatkan marketplace onlineshop, karena sekarang sudah memasuki revolusi industri 4.0 di mana akan ada banyak unsur teknologi jaringan dan informasi untuk membantu produksi dan penjualan.

Baiklah, itu semua yang saya tahu. Semoga informasi di atas bermanfaat. Jangan sampai menyesali waktu yang terbuang karena masih bingung tidak melakukan apa-apa setelah lulus kuliah.

Akhir kata, mohon maaf bila ada salah dan kurangnya.. wallahu'alambishowab..
(Aditya Rahman Ernanto, Novemver 2018)

Sabtu, 27 Oktober 2018

Mencari Jodoh yang Berkah

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.. alhamdulillahirabbil'alamin dan semoga shalawat dan salam selalu terlimpah pada Rasulullah Muhammad SAW.. saya menulis ini semata2 dengan niatan semangat ingin berbagi bukan merasa paling benar atau menyombongkan diri. Semoga ada hikmah kebaikan2 di dalamnya yg dapat dijadikan pelajaran.

Pada dasarnya setiap makhluk hidup memiliki fase bertumbuh lalu berkembang. Sama halnya dengan manusia dari semenjak dilahirkan akan mengalami fase pertumbuhan fisiknya kemudian perkembangan kematangan aspek seksualnya (baik berpengaruh fisik maupun mental).

Ketika seseorang telah mengalami perkembangan atau kematangan maka akan mulai adanya rasa suka dengan lawan jenis. Hal ini tentunya tidak dapat ditahan-tahan karena sudah secara alamiah terjadi. Jika sudah mampu maka menikah adalah jawabannya. (Cukup mampu aja jangan ditambah2 mapan atau kemewahan lainnya). Kesiapan untuk menikah tidak ada patokannya, biasanya klo sudah berani dan mampu bertanggung jawab terhadap pasangan, siap menerima baik buruk pasangan dan khawatir terjerumus dosa zina namun ada dorongan untuk melampiaskan nafsu biologis itu sudah tanda-tanda siap menikah.

Sebelum akan menuju pernikahan tentunya tahapan awal yang akan dilalui adalah memilih jodoh. Karena menikah adalah suatu tahapan besar dalam hidup kita yang akan berpengaruh bagi peradaban manusia ke keturunannya dan harapannya akan dilalui sampai akhir hayat, maka proses memilih jodoh ini juga harus dilakukan dengan baik dan benar. Misalnya meskipun kita sudah suka sama suka dengan lawan jenis tapi apakah yakin itu yang terbaik bagi kita, apakah yakin benar2 akan berjodoh dengannya. Hanya Allah lah yang paling tahu, maka jangan sampai melampaui batas.

Karena ikhtiar mencari jodoh juga diniatkan ibadah maka harus diikhtiarkan keberkahannya, kemuliaan prosesnya. Misalnya ada orang yg pacaran (klo kata kawan saya "pacaran itu adalah aktivitas bukan status") dan yang lainnya menjalani nadzor. Keduanya tujuannya sama2 ingin kenal, ingin mengetahui seluk beluk calon pasangan masing2 tapi yang berbeda adalah keberkahannya, kemuliaan prosesnya.

Kata sahabat saya yg sepertinya mengutip dr hadits "perbuatan dosa itu cirinya rasa tidak tentram/gundah dan khawatir diketahui orang lain". Klo orang pacaran kan biasanya ada perasaan gundah-galau dan juga takut ketemu orang lain yang kenal (atau klo ndk ada malu atau msh belum paham yaa malah diumumkan) sedangkan proses nadzor adalah pertemuan yang terkontrol oleh mahram atau guru ngaji atau teman dekat pihak wanita yang tidak disebarluaskan untuk menjaga kemuliaan prosesnya.

Berikut ini tahapan-tahapan mencari jodoh yang berkah menurut pengalaman pribadi saya. (Terus bagaimana kita tahu kalau prosesnya itu ada keberkahan di dalamnya.. jawabannya kalau sudah sesuai tuntunan sunnah Rasulullah SAW dan Sahabat lalu prosesnya mudah dan lancar, insyaAllah ada keberkahan di dalamnya, ada ketentraman dalam hati karena inysaAllah Allah yang memudahkan jalan kebaikan)

1. Niatkan ibadah untuk menuju pernikahan.
jangan salah niat mencari jodoh untuk dipilih2 terus, diseleksi-seleksi terus sampai2 malah pacaran tapi alasan nunda2 nikah. Tidak ada ketaatan dalam kemaksiatan, begitu juga tidak boleh bermaksiat delam proses ketaatan dalam ibadah.
Kenapa prosesnya harus dijaga keberkahan dan kemuliaannya, kalau saya sih agar kelak anak2 kita juga dapat mengambil contoh dg panutan yg nyata pada kedua org tuanya. Alasan utamannya adalah niat karena Allah.

2. Tetapkan kriteria dulu bukan orangnya dulu.
Misalnya antum sukanya atau nyamannya dengan yang sholih/shalihah (shalat tepat waktu, baca Alquran tartil dan istiqomah, hafalan Alquran terjaga ditambah hadist), wajah enak dipandang, suara lemah lembut tidak keras, bisa masak, sdh bekerja dan lain lain..
Setelah itu berkontemplasilah memahami diri sendiri kemudian harus sadar diri. Yang baik akan memilih yang baik juga. Maka sambil cari juga tetap memperbaiki dan meningkatkan kualitas diri.

3. Cari/incar yang sudah dikenal dg baik dan terjaga.
Jika kita sdh punya kriteria barulah mencari targetnya. Hal ini supaya kita tidak terpaku oleh orangnya, apalagi sampai2 maunya pokoknya sama si anu, gk mau sama yg lain. Jangan membatasi rezeki diri sendiri.
Naahh, seandainya klo kita sudah kenal orangnya yg memiliki kriteria yg kita idamkan, kita lebih mudah mantap melanjutkan prosesnya. Apalagi sudah kenal dengan orang tuanya, keluarganya. Tapi klo orgnya tidak mau / tidak berkenan yaa sudah jgn memaksa.

4. Jika belum kenal atau belum ada incaran, maka ajukan proposal perkenalan atau proposal ta'aruf.
Proposal ta'aruf berisi biodata pribadi yang diperlukan. Titipkan ke orang yang dipercaya, misalnya orang tua, kakak, paman, guru ngaji, sahabat dekat.
Saya dulu minta dikenalkan teman kos saya, siapa tahu ada temannya yg sdh siap nikah dan sedang cari jodoh.

5. Pilih karena agamanya, baru aspek lainnya.
Berdasarkan hadits yg dilihat adalah kecantikan, harta, keturunan dan agama. Maka utamakan agama karena aspek lainnya itu hanya aspek duniawi saja (meskipun perlu diperhatikan juga). Kecantikan akan berubah seiring waktu, harta tidak dibawa mati (kecuali diamalkan), keturunan pun tidak menjamin mewariskan ketaatan ibadah.
Klo saya dulu sih saya sederhanakan kriteria saya, yang penting ibadahnya baik dan menyenangkan jika dilihat (sikap dan paras wajanya), cukup, selebihnya bonus. Makin sederhana kriteria dlm memilih maka makin mudah, insyaAllah.

6. Nadzor, saling bertemu, melihat dan bertanya.
Proses ini dilalui jika sebelumnya tidak saling kenal, hanya tau dari tukar biodata ta'aruf. Maka untuk semakin meyakinkan/memantapkan diri harus bertemu. Tanyakan sudah siap menikah apa blm, sdh mendapat ijin dr org tua apa blm, klo sdh menikah mau tinggal dmn, mau bekerja seperti apa, ibadah sunnah yg sering dilakukan apa, coba baca Alquran gmn bacaannya, hobi yg disukai apa, dll..
Tapi klo sdh saling kenal bisa langsung aja ke rumah org tua/wali si akhwat bilang mau silaturahim tujuannya mau mengkhitbah/melamar anaknya atau si akhwatnya. Klo gak tau alamat rmhnya yaa tanya aja sm akhwatnya langsung. Klo gk dikasih yaa berarti antum ditolak. Cari yg lain.
Tujuan nadzor adalah mendapatkan kemantapan hati, sesuai hadist Nabi SAW. Jadi harus mantap lanjut atau mantap selesai.

7. Istikhoroh.
Lakukan shalat sunnah istikhoroh untuk memantapkan melangkah baik itu lanjut prosesnya atau selesai prosesnya (bukan untuk dapat wangsit yaa, misalnya mimpi dan semacamnya). Shalat ini bisa dilakukan beberapa kali supaya benar2 yakin mengambil keputusan. Jawaban istikhoroh adalah kemudahan atau kelancaran prosesnya yg dihajatkan.. klo prosesnya mudah atau lancar maka insyaAllah Allah yg memudahkan menunjukkan jalannya..
Baca dan hayati doa istikhoroh (cari aja sendiri di gugel).

8. Khitbah/lamaran.
Setelah yakin mantap maka segera lamar. Klo bisa dicapai yaa didatangi klo jauuuhh buanget yaa pakai telepon.
Saya dulu melamar dari Surabaya ke Medan cuman berdua dengan ditemani Ayah saya.
Ini sih isi acaranya tergantung kesepakatan dan tradisi. Tapi tetap diperhatikan tuntunan sunnah Rasul SAW dan bagaimana contoh para Sahabat.
Yang paling penting ada pernyataan melamar dan ada jawaban dari lamaran maka itu sah.
Jangan lupa ketika khitbah, langsung tentukan kapan tanggal pernikahan, supaya tidak tertunda2.
Sebenarnya sih baiknya ndk perlu ada foto2 berdua segala pamer cincin gt, karena masih lamaran tidak mengubah status haramnya mengumbar syahwat pada yg buka haknya. Bahkan ndk perlu tuker cincin juga (tp klo punya harta berlebih yaa monggo aja yg penting ikhlas). Allah yg membolak balik hati manusia.. belum tentu jg lanjut ke pelaminan oleh karena itu bersikap wajar saja itu sdh yg terbaik.

Yang terakhir, org pacaran dan orang yg melalui ta'aruf sama2 bisa menuju ke pernikahan, yang membedakan adalah keberkahan dan kemuliaan prosesnya. Apa Anda rela anak perempuan Anda diajak pacaran yg kita tidak tau dia diapa2in oleh pacarnya?..

Okee, cukup sekian dulu. Untuk proses nikahnya lain waktu yaa.. jadi buku ntr klo saya tulis semuanya.. ahaha..
Itu berdasarkan pengalaman saya dan sependek pengetahuan saya, jadi klo masih ada salah dan kurangnya yaa wajar, mohon dimaklumi..
Wallahua'alambishowab..

(Aditya Rahman Ernanto, Oktober 2018)

Rabu, 24 Oktober 2018

Tips memilih universitas bagi yg ingin berkarir menjadi dosen

Profesi dosen merupakan bidang pekerjaan yang dapat membuat kita terus berkembang untuk mencapai karir fungsional setinggi-tingginya, mulai dari asisten ahli, lektor, lektor kepala, sampai menjadi guru besar/profesor.
Profesi dosen mirip seperti pekerja seni di dalam bidangnya. Dia belajar apa yg dia senangi, dia mengajar apa yang dia senangi dan berkarya di bidang yg dia ahli. Dosen dituntut untuk melakukan tridharma perguruan tinggi diantaranya mengajar, penelitian, dan pengabdian. Oleh karena itu untuk memenuhi tuntutan tersebut dimulai dari memilih Univ yang tepat untuk mendukung berkarir. Berikut ini saya berikan sedikit tips2 berdasarkan dari pengalaman pribadi agar tidak salah memilih univ untuk berkarir.

1. Pilih univ yang memiliki prodi sesuai minat/bidang yg ditekuni.
Jadi pertama harus kenali diri dahulu ingin apa, mau kemana, bisa apa, kurangnya apa, lebihnya apa. Agar bs mencapai potensi maksimal dalam berkontribusi dan berkarya. Misalnya Anda jurusan Biologi dengan minat keahlian Zoologi, maka jangan memilih prodi Biologi yg membuka lowongan untuk keahlian Botani. Anda akan sulit diterima, sulit beradaptasi dan sulit berkembang nantinya, sehingga akan terhambat perkembangan karirnya.

2. Cari info kesejahteraan, tunjangan, lihat sarana, fasilitas, gedung.
Biasanya univ yg memperhatikan kesejahteraan karyawannya memiliki sarana dan prasarana yg layak. Lihat kendaraan pejabat kampus, lihat fasilitas kelas dan laboratorium.

3. Lihat yg ada jurusan kedokterannya.
Pada umumnya hanya univ yg memiliki modal investasi besar yg bisa buka prodi kedokteran. Lihat biaya masuk kedokteran seberapa tinggi.

4. Lihat akreditasi Univ dan prodi yg dituju.
Akreditasi menandakan kualitas pelayanan pendidikan selama ini seperti apa. Nilai akreditas tinggi dapat mempengaruhi minat konsumen (masyarakat) untuk mendaftarkan diri ke univ tsb.

5. Lihat jumlah mahasiswa di prodi yg dituju.
Jika mahasiswanya banyak, berarti itu adalah prodi favorit atau unggulan di Univ tsb. Yang secara tidak langsung akan ada uang tambahan bila kelebihan jam mengajar. Cara lihat jumlah mahasiswa dalam prodi bisa melalui forlap dikti.

6. Pilih prodi yg ada pascasarjananya.
Supaya nantinya ketika sdh S3 bisa mengajar jg di situ.

7. Utamakan pilih univ PTN-BH, klo gk bisa pilih univ negeri biasa, klo gk bisa juga baru deh pilih yg swasta.
Meskipun ada jg univ swasta yg kualitas pelayanan pendidikan dan kesejahteraan karyawannya setara bahkan lebih baik dr univ negeri.

Okee, demikianlah sedikit tips untuk memilih univ bagi yg ingin berkarir sbg dosen.. akhir kata semoga dapat mengambil kebaikan-kebaikan yg ada, tiada niatan apapun selain semangat ingin berbagi, semoga bermanfaat dan mohon maaf bila ada kekurangannya..
Huwallahu'alambishowab..

(Aditya Rahman Ernanto, Oktober 2018)

Kamis, 15 Februari 2018

Kisah Menuju Beasiswa LPDP

Bismillahirahmanirrahiim, segala puji bagi Allah SWT yang telah mencurahkan segala
nikmat-Nya kepada kita dan shalawat serta salam semoga selalu terlimpahkan kepada Rasulullah
SAW dan para pengikutnya hingga akhir zaman. Tulisan ini dibuat sebagai salah satu bentuk
rasa syukur saya kepada Allah atas segala nikmat-Nya, juga semata-mata sebagai aktualisasi
semangat ingin berbagi untuk kawan pembaca sekalian dan semoga ada hikmah/manfaatnya. Meskipun sebenarnya agak kadaluarsa tulisannya hehehee, mungkin ada perbedaan jaman saya dulu mendaftar beasiswa dengan sekarang.
Saya ingin berbagi cerita tentang pendaftaran Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) dari
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang dikelola oleh Kementerian Keuangan.
Akhir tahun 2012 ketika saya lulus kuliah, informasi beasiswa LPDP sudah mulai
beredar. Selepas kuliah saya tidak langsung mendaftar beasiswa ini namun memilih bekerja
untuk belajar hidup secara mandiri selama 2 tahun. Sebelum membulatkan niat untuk mendaftar
beasiswa LPDP yang saya lakukan pertama kali yaitu berusaha berkontemplasi/merenung untuk
mengenal diri sendiri. Apa yang saya inginkan, apa kelebihan dan potensi saya, apa kekurangan
saya, apa motivasi saya untuk kembali kuliah lanjut, apa yang ingin saya lakukan selama studi
lanjut, apa yang ingin saya capai setelah studi lanjut, apakah dengan studi lanjut saya dapat
mencapai puncak karir tertinggi yang sesuai dengan saya. Proses ini memerlukan waktu yang
tidak sedikit, sembari saya berdiskusi dengan teman-teman dan keluarga saya.
Setelah merenung dan melalui semua yang saya alami saat itu, pada akhirnya saya
berhasil menemukannya. Saya ingin memilih bidang di mana saya dapat menikmatinya seperti
menikmati hobi favorit saya tanpa merasa bosan. Saya ingin memilih bidang di mana saya dapat
mengaktualisasikan diri dan berkembang sampai akhirnya berada di puncak dengan karya dan
kontribusi. Saya ingin melakukan lebih banyak, menjalani lebih banyak dan bermanfaat lebih
banyak di bidang yang saya pilih tersebut.
Setelah menemukan jawaban semua itu kemudian barulah saya menetapkan tekad untuk
mendapatkan beasiswa dari LPDP. Secara umum tahapan yang saya lakukan yaitu persiapan,
eksekusi, dan evaluasi. Persiapan yang saya lakukan yaitu mencari informasi sebanyakbanyaknya
tentang beasiswa LPDP misalnya sumber dananya dari mana, visi misi LPDP, segala
persyaratan pendaftaran, cakupan biaya yang ditanggung selama studi dan lain sebagainnya.
Namun di sini saya tidak akan menjelaskan secara detail mengenai hal di atas.
Persyaratan secara umum yaitu berkewarganegaraan Indonesia, telah lulus dari program
sarjana atau magister, berkarakter kepemimpinan, profesional, nasionalisme, dan lain-lain,
mendapatkan izin dari atasan (bagi yang sedang bekerja), surat keterangan sehat, memiliki
bidang keilmuan sesuai dengan sasaran LPDP, menulis esai “Kontribusiku Bagi Indonesia:
kontribusi yang telah, sedang dan akan saya lakukan untuk masyarakat / lembaga / instansi /
profesi komunitas saya” dan “Sukses Terbesar dalam Hidupku”, membuat surat kelakuan baik
(SKCK), IPK diatas 3,00 (skala 4) bagi yang belum memiliki LoA, TOEF ITP>500 atau IELTS
6,0 (magister), TOEFL ITP>550 atau IETLS 6,5 (doktor), membuat proposal rencana penelitian
dan studi, bersedia menandatangani surat pernyataan yang menyatakan (1) bersedia kembali ke
Indonesia setelah selesai studi, (2) tidak sedang/akan menerima beasiswa dari sumber lain (3)
tidak terlibat tindakan melanggar hukum (4) tidak pernah terlibat tindakan melanggar kode etik
akademik (5) mengabdi kepada bangsa Indonesia (6) setia kepda NKRI (7) sanggup memenuhi
ketentuan beasiswa yang ditetapkan (8) menyampaikan data dan dokumen dengan benar.
Setelah mengetahui informasi persyaratan pendaftaran dengan lengkap, saya mulai
mempersiapkan satu-persatu persyaratan yang diperlukan. Saya mulai dengan persiapan TOEFL.
Untuk mendapatkan score TOEFL yang sesuai harapan saya mengikuti program kursus Bahasa
Inggris selama 3 bulan, dan alhamdulillah berhasil mencapai terget. Persiapan selanjutnya yaitu
menulis esai. Saya mulai menulis esai ketika dalam masa kursus bahasa Inggris, jadi disela-sela
waktu senggang kursus saya menulis dan sekalian belajar menulis dengan Bahasa Inggris. Esai
yang ditulis merupakan refleksi hasil perjalanan hidup saya selama ini, misalnya saya
menuliskan apa yang telah saya lakukan, apa yang sedang saya lakukan sekarang dalam waktu
dekat ini dan apa yang ingin saya lakukan kedepan dalam jangka waktu lama. Sedikit tips : (1)
tuliskan sesuatu yang realistis dan feasible sesuai dengan diri anda dan kondisi
lingkungan/negara anda, (2) tuliskan sesuatu yang “kekinian” untuk dipelajari dan memiliki nilai
penting untuk sekarang dan masa depan, (3) lakukan koreksi silang dengan orang lain, mungkin
saja ada yang kurang dan dapat diperbaiki. Selanjutnya adalah mengurus SKCK dan surat
keterangan sehat dari rumah sakit atau puskesmas pemerintah, saya rasa ini biasa saja hanya
jangan terlalu mendadak karena mengurusnya butuh waktu juga.
Setelah beberapa persyaratan penting sudah diselesaikan, saya mulai melakukan daftar
online dengan membuat account pada website LPDP. Isilah semua data yang dibutuhkan dan
juga unggah file sesuai dengan formatnya. File yang diunggah diantaranya (yang saya ingat) :
ijazah, transkrip nilai, score TOEFL, KTP, Surat rekomendasi, Surat ijin belajar (bagi yang
sedang bekerja), LoA (bagi yang sudah memiliki), rencana studi, surat pernyataan, skor
TPA/GRE dan 3 esai sebelumnya. Setelah pendaftaran online dan mengunggah berkas selesai
maka kita tinggal menunggu hasil seleksi administratif kurang lebih sekitar 1 bulan.
Tahap selanjutnya adalah eksekusi yaitu tahap wawancara dan Leaderless Group
Discussion (LGD). Setelah pengumuman seleksi administrasi keluar maka beberapa hari
kemudian akan dikirimkan jadwal seleksi wawancara. Dalam satu wilayah (misalnya saya di
Surabaya), seleksi wawancara dan LGD dilakukan selama 3 hari, jadi kita melihat nama kita ada
di hari keberapa. Hari pertama biasanya dilakukan verifikasi data dan absensi.
Seleksi wawancara yaitu seleksi kandidat penerima beasiswa dengan menjawab
pertanyaan dari 3 interviewers (2 dosen dan 1 psikolog). Intinya adalah bagaimana kita membuat
para interviewers yakin bahwa kita adalah kandidat yang layak dan kompeten di bidang yang
akan kita tuju. Untuk mempersiapkan seleksi wawancara yang saya lakukan yaitu latihan
wawancara baik dengan Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris.
Pertanyaan-pertanyaan yang muncul dari 2 dosen seingat saya yaitu :
- Jelaskan tentang studi plan (dalam Bahasa Inggris)
- Ingin meneliti tentang apa? Kenapa tertarik meneliti hal tersebut?
- Kenapa memilih kuliah di UGM?
- Jelaskan tahapan penelitian yang akan dilakukan!
- Diskusi mengenai apa yang akan dihasilkan dalam penelitian tersebut
Pertanyaan-pertanyaan yang muncul dari psikolog seingat saya yaitu:
- Apa rencana hidup ke depan setelah lulus?
- Kapan akan menikah?
- Ingin berkarir sebagai apa? Alasannya?
- Apa kelebihan dan kekurangan?
Sedangkan untuk LGD yang saya persiapkan yaitu membaca topik-topik populer saat itu
dan beberapa bulan ke belakang. Dalam satu wilayah seleksi akan dibentuk beberapa kelompok
yang terdiri dari 8-10 orang untuk menjadi satu kelompok LGD. Setiap kelompok LGD akan
diberikan sebuah topik yang akan dibahas selama 20 menit baik itu untuk memberikan
pandangan, saran, ataupun solusi konkrit yang dapat diterapkan. Dalam ruangan LGD akan
dijaga oleh 2 orang psikolog yang akan menilai jalannya diskusi. Prinsipnya berbicara efektif,
realistis dan feasible, jangan terlalu mendominasi ataupun terlalu pasif. Ketika itu Alhamdulillah
semua orang yang berada dalam kelompok saya diterima sebagai Awardee.
Setelah tahap eksekusi selanjutnya adalah tahap evaluasi diri. Karena saya sudah
memantapkan hati untuk keluar kerja dan ingin melanjutkan kuliah maka yang saya lakukan
yaitu tetap mancari informasi beasiswa lainnya yang masih terbuka, saat itu yang tersedia yaitu
beasiswa dari Australia AAS (Australia Award Scholarship) dan beasiswa dari Belanda. Satu hal
yang saya ingat saat itu ialah saya lebih banyak berdoa dan berharap jika memang Allah
mengijinkan saya berhasil maka saya ingin memanfaatkan kesempatan mendapat beasiswa
tersebut dengan sebaik-baiknya sebagai jalan menuju karir saya selanjutnya, dan jika saya gagal
saya yakin Allah tetap bersama saya dengan kesuksesan di jalan yang lain. Di manapun dan
kapanpun do the best for Allah.

Jumat, 24 Oktober 2014

Hatchery PT Central Agromina (CAM) Subang

Kunjungan ke Hatchery PT Central Agromina (CAM) Subang (18-10-2014)
Hatchery (penetasan) merupakan suatu instalasi/tempat di mana di dalamnya berlangsung proses perlakuan pada telur tetas hingga menjadi Day Old Chick (DOC).
Pada hari sabtu 18 Oktober saya berkesempatan melakukan kunjungan bersama ke Hatchery CAM Subang yang berlokasi di Pagaden Subang. Hatchery ini disebut-sebut sebagai salah satu hatchery terbesar dan moderen di Indonesia saat ini. Luas area hatchery ini sekitar 32 ha.
Baiklah mari kita mulai ceritanya
    Pertama, sebelum memasuki hatchery kita harus melalui sistem biosecurity untuk mencegah masuknya materi hidup asing yang bersifat mengganggu/merusak proses penetasan telur. Biosecurity di sini melalui ruang shower untuk manusia dan UV Box untuk peralatan yang tidak tahan air. Shower room di sini lebih modern dari pada yang ada di farm. Ada 4 shower room untuk pria dan 1 shower shom untuk wanita.
    Ketika akan memasuki shower room kita pencet tombol hijau yang ada di sebelah kiri pintu untuk menandakan shower room sedang digunakan. Lalu kita masuk ke ruang pertama, di sini kita melepas semua pakaian kita. Kemudian kita pencet tombol untuk membuka pintu ruangan ke dua. Di ruangan kedua ini kita mandi dengan larutan desinfektan yang keluar secara otomatis dari sprinkle. Setelah beberapa saat pintu akan otomatis terbuka untuk ke ruang ke tiga. Di ruangan ini kita mandi dengan air segar dan sabun kemudian mengenakan seragam yang telah ditentukan warnanya. Untuk visitor disediakan seragam berwarna hijau lengkap dengan penutup kepala dan masker. Setelah keluar dari shower room kita mengambil sepatu boot yang telah tersedia.
    Di lobi ruang tunggu terdapat fasilitas audio visual yang berisi proses mulai biosekuriti, penanganan telur sampai packaging DOC. Berikut proses-proses yang terjadi pada telur di dalam hatchery secara singkat :
·    Penerimaan telur dari farm unit parent stock
·    Fumigasi telur
·    Penyimpanan pada Holding Room
·    Seleksi telur layak tetas dan grading ukuran telur
·    Pre Heat (adaptasi suhu)
·    Setter (pengeraman dalam ruangan)
·    Transfering - dari proses pengeraman ke proses penetasan (hatcher)
·    Pool Chick -pengumpulan DOC
·    Packaging DOC
    Tahap pertama ketika telur dari farm tiba di hatchery, telur-telur tersebut akan difumigasi dalam ruangan dengan volume 5x4x3 m. Bahan yang digunakan untuk fumigasi yaitu Forcent Fumigant atau bisa juga KMnO4 (PK) yang dicampur dengan formalin. Dosis yang digunakan yaitu
    Proses kedua yaitu penyimpanan pada holding room dengan suhu 20 - 22°C dan kelembapan 80%. Penyimpanan normal selama 3 hari sedangkan paling lama 5 hari.
       Proses ketiga yaitu seleksi telur dan grading ukuran telur. Seleksi telur bertujuan untuk menyeleksi telur-telur yang abnormal dan tidak dapat menetas. Telur-telur abnormal diantaranya :
·    Kuning telur ganda
·    Telur di dalam telur (kerabang ganda)
·    Blood spot
·    Telur kotor dan retak
·    Telur dengan kerabang lunak/tipis/terlalu keras
·    telur penceng/bentuk tidak teratur
·    telur jumbo/mini
Grading telur bertujuan untuk meningkatkan uniformity (keseragaman) telur tetas sehingga diharapkan nantinya dapat menghasilkan DOC yang seragam. Karena keseragaman berat/ukuran DOC merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan pemeliharaan unggas. Selain itu keseragaman telur tetas akan mempengaruhi kerataan daya serap panas saat di ruang setter (pengeraman) sehingga dapat meningkatkan jumlah DOC yang berhasil menetas.
    Dalam hal grade setiap perusahaan memiliki kebijakan yang berbeda. Jika merujuk pada Standar Nasional Indonesia (SNI) maka berat DOC final stock minimal 37 gram atau 65% dari berat telur tetas dan harus bebas pullorum (berak kapur).
    Di hatchery CAM Subang penanganan grading telur dari ruang holding dilakukan secara moderen melalui grading machine. Pada grading proses pertama yaitu meletakkan tray yang berisi telur ke trademill. Kemudian ada alat vakum untuk memindahkan telur dari tray ke trademill menuju ke mesin grading. Telur yang menuju mesin grading akan dipisahkan sesuai ukuran dan beratnya.
         Telur-telur yang satu grade akan dipindahkan ke tray hitam  (150 telur). Lalu tray hitam akan disusun secara otomatis. Telur-telur ini didiamkan sejenak (pre heat) untuk diadaptasikan suhunya sebelum akan dimasukkan ke ruang pengeraman (setter).
    Proses selanjutnya adalah pemindahan ke kamar pengeraman (setter). Di hatchery CAM Subang ada 2 jenis/merk yaitu PassReform (kapasitas 19.200) dan Petersime (kapasitas 11.000) CMIIW. Kondisi yang diatur pada ruangan setter secara umum yaitu :
·    Suhu = 97 - 99°F
·    Kelembapan = 85-86%
·    Letak kemiringan 45°
·    Waktu pemutaran (turning) otomatis setiap 1-2 jam
·    Lama waktu = 18 hari
·    Aliran udara menggunakan blower (spek & kec. rpm tertentu)
    Setelah berada dalam mesin setter selama 18 hari tahap selanjutnya yaitu transfering dari kamar setter ke kamar hatcher. Pada tahap transfer dilakukan seleksi telur yang dapat menetas dan tidak. Seleksi dapat dilakukan dengan metode candling atau menggunakan alat sensor. Cara kerja alat sensor di sini menggunakan infra merah untuk mengukur panas pada telur. Telur-telur yang fertil/dapat menetas memiliki suhu yang lebih tinggi dari telur infertil. Telur fertil dikumpulkan dalam tray yang menyerupai keranjang (tray hatcher) sedangkan telur infertil dikumpulkan ke tray kardus untuk diafkir atau dimanfaatkan sebagai bahan tambahan roti atau yang lainnya. Setelah terkumpul rak yang berisi tray hatcher siap dimasukkan ke dalam ruang hatcher. Pada ruang hatcher dilakukan setting lingkungan seperti pada ruang setter namun sedikit berbeda, diantaranya :
·    Suhu = +0,2°F
·    Waktu = 3 hari
·    Kelembapan = 86-87%
    Tahap selanjutnya yaitu pool chick. Dilakukan pemanenan DOC dari ruang hatcher. DOC diseleksi kembali. DOC yang abnormal diafkir sedangkan DOC yang sehat dan baik divaksin lalu dikemas dalam kardus dengan kode “Charoen Pokphand - 707”
Demikian perjalanan kita berakhir. Ternyata untuk menetaskan telur tidak sesimpel bayangan saya pada awalnya. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat atau menjadi gambaran bagi yang akan PKL atau diterima bekerja di hatchery..

Selasa, 02 September 2014

ASURANSI DALAM SENDI-SENDI KEHIDUPAN KITA

ASURANSI DALAM SENDI-SENDI KEHIDUPAN KITA

Bismillahirahmanirrahiim... Alhamdulillah, semoga shalawat dan salam terlimpah pada Rasulullah SAW
Assalamualykum Warahmatullahi Wabarakatu..
                Setiap manusia tentunya memiliki takdir rezeki yang sesuai dengan ukuran usahanya. Setiap manusia bekerja atau berusaha untuk menjemput rezekinya masing2. Kali ini saya ingin bercerita tentang kekhawatiran saya akhir2 ini. Kekhawatiran yang tiba2 saja datang setelah saya ditawarkan untuk mengambil sebuah produk asuransi.


    "
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu..." (An-Nisa' 29-30)

                Beberapa waktu yang lalu saya ditawarkan oleh Ibunda saya untuk membeli sebuah produk asuransi di salahsatu perusahaan asuransi yang bisa dikatakan sudah cukup terkenal di negeri ini. Niat Ibunda saya untuk jaga2 jika sewaktu2 butuh dana untuk berobat tidak susah / kalangkabut. Produk tersebut adalah asuransi kesehatan (meskipun saya kurang paham tentang isi2 penjelasan asuransi tersebut). Saya hanya memahami bahwa singkatnya asuransi kesehatan tersebut menjamin biaya kesehatan bila terjadi masalah kesehatan pada saya.
                Kegelisahan tersebut berawal dari situ, kegelisahan mengenai hukum asuransi dalam islam. Asuransi ada banyak disekitar kita, bahkan bagi yang bekerja disuatu perusahaan pasti akan mendapatkan asuransi. Misalnya asuransi jaminan kesehatan/kecelakaan kerja. Saya jadi terbersit inisiatif untuk mencari tahu apakah hukum asuransi dalam kacamata islam. Asuransi adalah istilah yang digunakan untuk merujuk pada tindakan, sistem, atau bisnis tentang penjaminan atau penanggungan atau ganti rugi terhadap sesuatu yang diasuransikan dari kejadian yang tidak terduga, dimana pelanggan membayar premi untuk waktu yang tidak tentu untuk mendapatkan jaminan/polis tersebut (pemahaman saya pribadi dari muslim.or.id).
Asuransi menurut beberapa sumber dikatakan dilarang dalam islam karena mengandung unsur
  1. Ghoror (ketidakjelasan), dalam hal ini kapan nasabah dapat menerima jaminan karena terjadinya kajadian yang tidak disangka dan ketidakjelasan besaran klaim jaminan yang didapat (besar kecilnya kecelakaan).
  2. Qimar (judi), seperti mengundi nasib. Bisa jadi si pemberi asuransi untung karena nasabah asuransi tidak mendapat accident. Bisa jadi pemberi asuransi malah rugi karena banyak nasabah yang mengalami accident. Atau dari nasabah, bisa saja rugi kalau sepanjang pembayaran premi tidak mendapatkan accident sama sekali. Atau sebaliknya bisa jadi untung karena mungkin terjadi accident meskipun baru saja membayar premi.
  3. Riba (kelebihan pembayaran). Dalam hal ini ada 2 macam Riba yaitu Riba Fadli (kelebihan nilai dari transaksi barang yang sama, misalnya transaksi tukar tambah barang yang satu dengan barang yang lain yang lebih baik nilai/kualitasnya dalam satu jenis barang) dan Riba Nasi’ah (kelebihan akibat penundaan pembayaran/utang, misalnya seperti kredit cicilan barang yang lebih mahal dari harga barang aslinya). Dalam hal asuransi misalnya nasabah asuransi baru membayar premi sekali namun sudah mendapatkan accident sehingga dapat mengklaim sejumlah dana yang nilainya lebih besar dari dana premi yang telah dibayarkan. Nah dari kelebihan dana tersebut itulah yang dimaksud dengan riba.
  4. Unsur2 lainnya.. (terlalu panjang kalau dituliskan satu-satu)

Ada juga beberapa sumber tulisan yang setuju dengan asuransi dengan embel-embel syariah (Asuransi Syariah). Dimana pada asuransi syariah terdapat perbedaan dengan asuransi konvensional. Pada asuransi syariah menggunakan hukum halal dan haram dalam bermualmalah. Di Indonesia asuransi syariah diawasi oleh DSN-MUI (Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia) sehingga produk asuransi yang dihasilkan memenuhi ketentuan2 dalam pedoman umum asuransi syariah. Azaz dalam asuransi syariah yaitu Ta’awun (tolong menolong). Jika peserta setuju untuk menjadi nasabah Asuransi syariah, maka akan ada 2 akad yang disetujui, yaitu
1.       Akad tijarah (mudharabah), nasabah satu berbagi tanggungan dengan nasabah lain. Pihak asuransi hanya sebagai pengelola (mudharib), sedangkan pihak nasabah sebagai shahibul mal (pemegang polis).
2.       Akad tabarru’ (hibah), Dalam akad ini peserta memberikan hibah (pemberian yang direlakan) yang akan digunakan untuk menolong peserta lain yang terkena musibah, sesuai prinsip syariah yang diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah DSN-MUI.
Dalam Asuransi syariah, tiap peserta memberikan dana hibah (akad tabarru’) sehingga jika ada peserta yang mengalami musibah dan mengajukan klaim, maka klaim tersebut diambil dari dana hibah tersebut dengan prinsip tabarru’ atau tolong-menolong. Apabila peserta tidak melakukan klaim dalam satu periode, maka dia berhak untuk mendapatkan bagi hasil (mudharabah). Sehingga praktek asuransi syariah terbebas dari unsur maysir (judi), ghoror (tidak jelas), dan riba.
Jadi kesimpulannya ada pada prinsip pribadi dan niat masing2 orang. Anda timbang-timbang sendiri mana yang halal mana yang haram.. klo untuk saya pribadi sihh yaa ada deehh.. mau tauukk ajaaahh.. :P

                Lalu untuk asuransi yang didapat dari perusahaan, jadi itu tergantung anda di-ikutkan asuransi yang mana.. Klo asuransinya syariah yaa Alhamdulillah klo asuransinya konvensional yaa innalillah.. hehee.. Jadi seperti ini jawaban dari suatu sumber tulisan..
“Dengan demikian, bila terjadi klaim, maka saudara dapat mengambil sejumlah fee yang telah dipotong dari gaji saudara dan oleh perusahaan yg dibayarkan ke perusahaan asuransi. Sedangkan selebihnya, saudara salurkan ke jalur-jalur sosial bukan dengan niat bersedekah akan tetapi berlepas diri dari harta haram. Dan bila tidak terjadi klaim, maka anda dapat mengambil kembali fee yang telah dibayarkan oleh perusahaan sejumlah total potongan gaji saudara selama 5 tahun atau pada saat saudara pensiun. Wallahu a’alam bisshowab.”

Sekian dari renungan kegelisahan hati kali ini,, tiada niatan apapun selain ingin berbagi kebaikan dengan sesama,, semoga menambah apa yang kurang… ikhlas dari anda halal bagi kami.. (kyk pengamen di bis ajahh). jika ingin berbagi atau berdiskusi dipersilahkan..
Wallahu a’alam bisshowab..
Rabbizidni’ilma warzuqnifahma,,

Yaa muqalibalqulub tsabitqolbi’aladinik..

Jumat, 11 Juli 2014

Mendamaikan Idealisme Diri dan Kenyataan Hidup

Terkadang dalam hidup ini, kita harus belajar untuk mendamaikan antara idealisme dan kenyataan..

atau mengambil pilihan mewujudkan idealismemu menjadi kenyataan dg segala konsekuensinya..

Namun sesiap apa diri ini berani mengambil pilihan tersebut, tergantung dari tingginya sikap dewasa dan bijaksana dalam diri..

banyak pelajaran hidup yang kita dapatkan soal idealisme dan kenyataan setelah kita berada di dunia nyata yg sebenarnya..

Kita akan belajar berdamai dengan diri sendiri, saat idealisme yang selama ini kita yakini tidak bisa diterapkan di kehidupan nyata..

Kita akan mengerti bahwa orang yang tidak bisa mengikuti idealismenya bukan berarti munafik..

Mereka yang terpaksa meninggalkan idealismenya bisa jadi sedang menghadapi ujian terberat dalam kehidupan mereka..

Dan tidak sepantasnya kita menghakiminya..

Akhirnya kita akan sadar bahwa impian-idealisme itu tidak bisa sekedar dipetik dari pohon..

Butuh kerja keras dan kemampuan untuk bisa mewujudkannya..

Pengalaman hidup yg selama ini akan membuatmu jadi pribadi yang lebih bijak mengatur diri..

Kalau untuk mendapatkan Rezeki kita perlu bersusah payah, sepatutnya uang yang kita hasilkan dr bekerja digunakan untuk hal yang lebih berharga dari sekedar hura-hura dan pamer..

Ditengah jam kerja yang panjang, sering lembur, gaji juga biasa-biasa aja kita akan bersyukur sudah bisa punya kehidupan yang nyaman..

Di usia ini kita akhirnya sadar bahwa bisa hidup berkecukupan sudah pantas disyukuri.

Kita tidak lagi perlu mempertontonkan kekayaanmu, justru kita ingin belajar untuk hidup bersahaja dan memberikan banyak kemanfaatan bagi sesama.

Ada kalanya kita akan kehilangan teman, karena sudah tidak lagi sering berhubungan..

Kita akhirnya sadar bahwa hubungan pertemanan butuh usaha dari semua pihak..

Dan memang, ada beberapa ikatan yang tertakdirkan longgar lalu hilang..

Kita mulai memahami bahwa tidak ada perkawanan yang layak diperlakukan seenaknya..

Secara rutin kita akan menanyakan kabar teman-teman, menyapa mereka ditengah kesibukan mereka..

Ketika ada anggota keluarga yang kita kasihi harus pergi selamanya dari hidup kita.. Kita akan jatuh, sedih.

Namun pada ujungnya, kita akan sadar bahwa keluarga pantas jadi prioritasmu nomor 1, sebelum kamu kecewa karena mereka pergi lebih dulu.

Sudah tidak ada lagi drama-drama nggak penting dalam hidup ini..

Semakin dewasa, kita akan semakin belajar menghadapi semuanya dengan kepala dingin.

Rasionalitas mengalahkan emosi dan egoisme..

Hidup ini sudah cukup melelahkan dengan segala rutinitasnya, kita hanya ingin punya hidup yang tenang dan terkendali..

Pada akhirnya kita belajar tentang hal yang tertakdirkan..

Kita tidak lagi keras kepala atas apa yang kita kehendaki..

Jika dulu kamu akan ngotot sampai keinginanmu terpenuhi, sekarang kamu akan lebih menerima jika ada hal yang tidak berjalan sesuai rencanamu.

Kamu yakin, bahwa ada hal-hal yang memang tertakdirkan dan pasti terjadi..

Sementara beberapa hal lain, yang tidak tertakdirkan, sepatutnya diikhlaskan saja..

Kita mulai mempercayai kekuatan besar diluar diri kita yang jadi penentu penting kemana hidup kita akan berjalan..

Demi menciptakan ketenangan dalam diri, kita akan mendekatkan diri pada Sang Maha Besar itu lewat berbagai cara..

Yaamuqalibalquluub tsabilqolbi 'aladinik..

hmm.. rasanya aku sering tersesat dijalan yg bernama kehidupan..

Jumat, 28 Maret 2014

Menjemput Rezeki

Menjemput Rezeki

Sejak dalam kandungan setiap manusia di dunia telah ditetapkan 4 hal yaitu ajal, amal, rezeki dan nasib baik/buruknya...

untuk urusan Rezeki Allah sudah membaginya di langit dan di bumi,, selanjutnya manusia diperbolehkan bertebaran di bumi untuk mencarinya, karena manusia itu akan memperoleh apa yg dia niatkan dan kesungguhan dari yang diniatkan itu akan diuji lewat aktualisasi usaha yg dilakukannya..jadi singkatnya bisa dikatakan Rezeki itu dituliskan (ditakdirkan) untuk yg bersungguh dalam niat dan usaha mencarinya...

Rezeki itu mengalir berputar seperti siklus air...diambil oleh produsen dari bumi kemudian diolah menjadi bahan setengah jadi kemudian menjadi produk yg siap dimanfaatkan lalu kembali lagi ke langit atau ke bumi...Lalu dari setiap tahapan2 proses tersebut terjadi aliran rezeki...

Dari al-Miqdam Radhiallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidaklah seorang (hamba) memakan makanan yang lebih baik dari hasil usaha tangannya (sendiri), dan sungguh Nabi Dawud ‘alaihissalam makan dari hasil usaha tangannya (sendiri)”.

ini menunjukkan keutamaan bekerja mencari nafkah yang halal dan berusaha memenuhi kebutuhan diri dan keluarga dengan usaha sendiri. Bahkan ini termasuk sifat-sifat yang dimiliki oleh para Nabi ‘alaihimussalam dan orang-orang yang sholeh. Dalam hadits lain Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Nabi Zakariya ‘alaihissalam adalah seorang tukang kayu”.

Dalam biografi imam besar Ahlus sunnah dari generasi Tabi’ut tabi’in, imam Abdullah bin Al-Mubarak,, ia mengekspor barang-barang dagangan dari negeri Khurasan ke Tanah Haram/Mekkah (untuk dijual). Maka Abdullah bin Al-Mubarak menjawab: “Sesungguhnya aku melakukan (semua) itu hanya untuk menjaga mukaku (dari kehinaan meminta-minta), memuliakan kehormatanku (agar tidak menjadi beban bagi orang lain), dan menggunakannya untuk  membantuku (menegakkan punggungku) dalam ketaatan kepada Allah”...

Aliran rezeki seharusnya menjadi manfaat yang dapat dirasakan oleh banyak orang bukan hanya dirasakan oleh segelintir orang yang menguasainya (org kikir dan rakus)... Oleh karena itu ada ZAKAT untuk mensucikan harta/rezeki (meratakan aliran rezeki) ke pihak2 yg lebih membutuhkan...



#yaa Allah, yaa muqalibalqulub tsabitqolbi aladiniik.. ingatkan diri ini yaa Allah, dengan halusnya sentuhan hidayah-Mu,, jika selama mencari rezekimu banyak terdapat sifat2 kikir dan menahan harta untuk dikeluarkan karena-Mu... ingatkan diri ini jika selama mencari rezekimu banyak terdapat sifat lalai dari menyembah-Mu...



*lamunan di kandang ayam...tiada niatan apapun,, semoga saling mengingatkan,, semoga menginspirasi...

menikmati nikmatnya bertauhid kepada Allah

mau curhat dikit niihh :)))

Bismillahirrahmanirrahiim..
laakhaulaa walaaquwatailabillah..

pertama-tama apakah sebenarnya yg dimaksud dengan TAUHID itu??
menurut sy yg msh sedikit bljr ini yaitu MENYEMBAH semata-mata hanya kepada ALLAH. titik..
yaa.. menyembah HANYA kepada Allah (diulang biar keren)

selanjutnya apakah nikmat itu
menurut saya lagi, nikmat yaaa.. pokoknya yg bikin sik asik sik asik gt lahh.. (tau sendiri dg intepretasi masing2 yg "asik" itu apah).. yg bikin suka, seneng, bahagia de elel..
hehee..

sesuai dg wahyu Allah yg ada dalam Alqur'an surat AlFatihah
yg wajib kita baca setiap shalat (berarti isinya PENTING niiihh untuk setiap hari spy ingat terus)..

"iyyaakana'buduwaiyyaakanastaiin.."

"hanya kepada-Mulah aku MENYEMBAH dan hanya kepada-Mulah aku memohon pertolongan"

dilanjutkan pesan si Luqman kepada anaknya yg disebutkan Allah dlm AlQur'an surat Luqman ayat 13 (berarti pesan si Luqman ini sangat PENTING niiihh, sampai2 Allah yg mengabadikannya)

"Wahai anakku, jangan menyekutukan Allah (menyembah selain Allah / syirik) karena syirik adalah kedzaliman yg besar"

sungguh kenikmatan terbesar bg seorang hamba/makhluk yaitu ketika menyembah Tuhannya dg ikhlas dan khusyuk..
tidak ada Tuhan yg berhak dsembah selain Allah..
^_____^


sekedar mengingatkan dan perenungan untuk diri sendiri..

smoga menginspirasi dan bermanfaat..

Renungan untuk diri sendiri : 10 Hal yg sia-sia

Ibnu Qoyyim Al Jauziyah mengatakan bahwa ada sepuluh hal yang tidak bermanfaat.

Pertama: memiliki ilmu namun tidak diamalkan.

Kedua: beramal namun tidak ikhlash dan tidak mengikuti tuntunan nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Ketiga: memiliki harta namun enggan untuk menginfakkan. Harta tersebut tidak digunakan untuk hal yang bermanfaat di dunia dan juga tidak diutamakan untuk kepentingan akhirat.

Keempat: hati yang kosong dari cinta dan rindu pada Allah.

Kelima: badan yang lalai dari taat dan mengabdi pada Allah.

Keenam: cinta yang di dalamnya tidak ada ridho dari yang dicintai dan cinta yang tidak mau patuh pada perintah-Nya.

Ketujuh: waktu yang tidak diisi dengan kebaikan dan pendekatan diri pada Allah.

Kedelapan: pikiran yang selalu berputar pada hal yang tidak bermanfaat.

Kesembilan: pekerjaan yang tidak membuatmu semakin mengabdi pada Allah dan juga tidak memperbaiki urusan duniamu.

Kesepuluh: rasa takut dan rasa harap pada makhluk yang dia sendiri berada pada genggaman Allah. Makhluk tersebut tidak dapat melepaskan bahaya dan mendatangkan manfaat pada dirinya, juga tidak dapat menghidupkan dan mematikan serta tidak dapat menghidupkan yang sudah mati.

Teriakkan dalam hatimu "ALHAMDULILLAAAH"

Selama engkau harus menjalaninya, maka nikmati saja..

Suatu saat Rasulullah SAW bersama para sahabat berangkat menuju suatu peperangan. Mereka kekurangan makanan dan merasa letih. Kemudian beliau pun memerintahkan para sahabat untuk mengumpulkan makanan yg masih tersisah. Beliau lalu membentangkan sorban. Diantara mereka ada yg menyerahkan sebutir kurma, dua butir kurma, sepotong roti, hingga akhirnya semua bekal makanan yg tersisa terkumpul di atas sorban beliau. Lalu, mereka makan bersama dan menikmatinya.
Boleh jadi tidak ada seorang pun dr mereka yg kenyang. Namun setidaknya mereka sudah makan sesuatu untuk mengisi perutnya.
Sesungguhnya kebaikan itu bersumber dari apa yg tersedia..


Apabila yg kau inginkan tidak terjadi, maka inginkanlah apa yg akan terjadi..
Karena kenyataannya kehidupan di dunia ini tidak selalu berjalan sesuai rencana dan kehendak kita..
Maka jadilah orang berakal..
Orang berakal yg mampu menyesuaikan diri dg kenyataan hidup, apapun bentuknya, selama kau belum bisa mengubahnya menjadi lebih baik..
Jangan susahi diri ini dengan meratapi kesedihan, kegalauan dan keluhan2 konyol..

Triakkan dalam hatimu ALHAMDULILLAHIRABBILAL'AMIIN..

Allah tahu yang terbaik bagi kita

Bismillahirrahmanirrahiim..Kenapa Allah tidak selalu memberi sesuatu sekehendak kita, itu karena Allah tau yang terbaik bagi kita.Coba saja perhatikan di sekeliling kita, ketika ada yang diberi rizky tetapi tidak bisa menggunakannya dengan baik dan benar..Itulah pertanda bagi kita bahwa Allah menunggu kita siap dan layak diamanahi rizky yang harus dipertanggung jawabkan kelak..
Misalnya saja tanggung jawab orang yg memiliki ilmu adalah mengaplikasikan (mengamalkan) dan mengajarkan..
Maka bersyukurlah dan bersabarlah..
Jangan berburuk sangka kpd Allah dan kehilangan harapan kepercayaan kepada-Nya..
Jika do'a-do'a kita belum dikabulkan mungkin saja dalam do'a itu kita banyak meminta sesuatu yang susah atau bahkan tidak mampu untuk dipertanggungjawabkan oleh diri ini..
Toh kalaulah Allah menilai diri ini pantas dan layak InsyaAllah langsung diberi dari arah yang tidak disangka-sangka..
Karena itu bersikap wajarlah agar tidak kecewa..
Dalam kehidupan ini ada ujian dan yang dinilai adalah kesungguhan..
Biarlah keridhaan hati terhadap takdir allah menjadi saksi atas kesungguhan..
Ikhtiar yang baik adalah yang tawakkalnya baik..
Begitu pula sebalikknya tawakkal yang baik adalah yang ikhtiarnya baik..

Mereka yang sejak awal bersandar semangatnya tidak akan pudar..
Mereka yang sejak awal berserah tidak akan mudah berkeluh kesah..
Mulailah berpikir dan nikmatillah dzikir..

Sekedar berbagi, semoga menginspirasi.. ^____^#teriakkan dalam hati Alhamdulillahirrabil'alamin..